AHLAN WA SAHLAN Coretan Pena Muslimah: ketika hatimu terluka

ketika hatimu terluka

Assalamua’alaikum.wr.wb
Wahai  saudariku dimanapun kini kau berdiam..
wahai sahabatku kapanpun kesama’an rasa ini kita rasakan..
ana harap jiwamu, jiwaku, dan jiwa kita semua selalu dalam keikhlasan dan kebaikan..
Ketika engkau temukan masa gersangnya hatimu, ketika lamunan mulai menghiasi sunyimu, ketika butiran air mata menjadi sahabatmu, ketika sesak mempersempit dada, ragamu jadi korban fikiran, langkahmu tanpa ketenangan, ketika itu pula tak dapat engkau pungkiri, hatimu bermain asmara, “CINTA “   itukah sebabnya, itukah pisaunya, itukah?
saudariku, mungkin kini jelas betapa rapuhnya hatimu, lelahnya alunan nafasmu, ketika orang yang kau damba tidak mendambakanmu, saat yang kau cinta mengiris hati, saat rindumu berusaha kau pendam, kini hatimu perih, gelap tanpa cahaya, kerongkonganmu kering dan berat karena terlalu letih berusaha menahan kesedihan di hadapan saudara-saudarimu, detak jantungmu mempertegas pedihnya, inilah hati remajamu.
Berdirilah engkau di atas cermin, lihat dirimu, lihat yang tengah kau alami, apakah akan seperti itu, lihatlah dengan seksama, tersenyumlah, sungguh manis wajahmu, dan menangislah, apa yg kau lihat d cermin ketika kau menangis? lucu dan kusut, tentukanlah pilihanmu, wajah bersahabat dengan senyum yang kau sedekahkan buat mereka (teman dan orang orang yg menyayangimu), atau wajah bermusuh dengan lumpur kekalutan?
Ana tau hatimu pilu, ana tau hatimu risau, namun percayalah setelah ini kau akan temukan arti dari yang kau rasakan, pahit tak selalu pahit, manis tak selalu manis, ketika kepahitan itu mampu kau anggap manis, maka itulah kekuatan, berserahlah pada DIA rabbmu, hanya DIA sebaik baik penawar, DIA lah penyembuh segala luka, datanglah padaNYA, DIA maha cinta.
Bukan allah merenggut kebahagianmu dengan harus memisahkan dirimu pada orang yang kau cinta, mungkin allah ingin menguji hatimu, mungkin allah ingin engkau mengingatnya, mungkin allah ingin engkau dekat padanya, tutuplah pintu kecewamu, bukalah pintu ikhlas di hatimu, semua keindahan hanya milik allah semata, dan keindahan yg kau rasakan adalah salah satu titipaNYA, cinta yang pernah kau dapatkan dari sosok dambaan hati hanya semntara, cinta yang abadi hanya milik rabbmu, kebahagian ada pada rabbmu, berhentilah berharap pada yang tak kekal, hanya allah sebaik baik tempat berharap dan berserah.
Mohon ampunlah, mohon ridhalah pada rabbmu, lihat dirimu yang lunglai, kau hanya anak manusia, kau hanya seorang hamba penuh khilaf, betapa allah sayaang padamu, keluarga yang utuh, kesempurnaan wajahmu, kecukupan hidupmu, nafas yang tak pernah telat menemanimu, sehatmu dalam jalan usiamu, kapan kau persembahkan bukti cintamu pada DIA rabbmu, DIA penyempuranmu, kapan kau kurangi pendosa dalam keseharianmu? tidakkah kau malu? bersedih hanya karna anak manusia, tidakkah kau malu air matamu jatuh sia sia untuk yang menyakitimu?. Tak malukah pada mereka mereka yang berlomba menggapai masa depan terindah?, sementara kau diam menyesali yang tak akan kembali, sungguh rugi dirimu.
Ayolah saudariku, kapan kau prsembahkan cinta pada DIA rabbmu, kapan kau persembahkan baktimu pada orang tuamu, ibu-bapak yang seharusnya kau banggakan dan akan kau buat bangga, kapan kau tunjukan kesuksesan pada kawan-kawan, kapan kau tunjukan pada dunia sejatinya dirimu. Ada masanya kau berduka, tapi ingatlah, jangan kau larut dan diam patah harapan, allah akan menggantikan yang hilang dengan yang lebih baik, jadikan semua luka adalah pelajaran, pelajaran bahwa jangan kau terlalu cinta akan duniawi.

BERSAMBUNG....



Comments
1 Comments

1 komentar:

silahkan komentar dengan sopan :)